PEMBERDAYAAN ANAK-ANAK SD DALAM KEGIATAN BERKEBUN DAN MENJAGA LINGKUNGAN DI SD NEGERI DUKUN 1

Demak, Juli 2022 – Pada Jumat, 22 Juli 2022, Mahasiswa KKN UGM bersama para siswa SDN Dukun melaksanakan kegiatan berkebun dan kebersihan lingkungan di SD N 1 Dukun. Melihat potensi tanah yang subur dan tersedianya lahan serta media tanam, siswa SD diajak untuk memanfaatkan potensi tersebut.

Kali ini, mahasiswa KKN berbagi ilmu tentang bagaimana menanam sayur sawi dan bayam dengan metode vertikultur. Perlu diketahui, vertikultur merupakan sistem budidaya pertanian dengan metode bertingkat atau vertikal. Metode ini dapat menghemat ruang dan lahan pertanian.

siswa mengambil pot yang dari botol plastik yang sudah disiapkan

Untuk melakukan vertikultur, mahasiswa dan siswa memanfaatkan botol plastik bekas yang telah dipotong dan dilubangi. Botol diisi dengan media tanam yaitu tanah yang telah dicampur pupuk kandang yang sebelumnya telah dibuat.

Sayur yang ditanam oleh para siswa berupa benih sawi dan bayam. Selain itu, siswa SD dijelaskan tahapan–tahapan untuk menanam sayur mulai dari mempersiapkan alat bahan, media tanam, penanaman, hingga perawatan. Tak lupa, siswa diberikan ilmu mengenai manfaat sayur yang ditanam.

Adapun manfaat sayur sawi antara lain:

  1. Sumber vitamin A yang dapat mencegah penurunan fungsi makula mata
  2. Bermanfaat untuk mencegah kanker karena dapat menonaktifkan zat karsinogen.
  3. Bermanfaat untuk ibu hamil karena mengandung folat dalam pembentukan sel darah merah.
  4. Menurunkan risiko penyakit jantung
  5. Meredakan peradangan kronis
  6. Mengandung antioksidan yang baik untuk kesehatan

Adapun manfaat sayur bayam antara lain:

  1. Mengurangi dan mencegah stres oksidatif
  2. Membantu mencegah kanker
  3. Mengatasi diabetes terutama tipe 1 dan 2
  4. Menurunkan tekanan darah
  5. Baik untuk memenuhi zat besi bagi ibu hamil
  6. Menurunkan berat badan karena menekan nafsu makan
  7. Meningkatkan kesehatan mata
  8. Meredakan risiko serangan asma

Setelah semua kegiatan penanaman sayur selesai, siswa diajak menempatkan vertikultur yang telah dibuat di tempat-tempat strategis sehingga mudah dirawat.

Sumber:

https://katadata.co.id/iftitah/berita/6176426c81e5b/6-manfaat-sawi-hijau-untuk-kesehatan-mengandung-antioksidan 

https://katadata.co.id/iftitah/berita/6176255541b21/8-manfaat-sayur-bayam-untuk-kesehatan-dan-cara-memasak-yang-tepat 

EDUKASI POLA HIDUP SEHAT PADA SISWA SD NEGERI WONOWOSO 1

Demak, Juli 2022 – Hidup sehat merupakan hal terpenting dalam mendukung perkembangan anak. Dengan mengajarkan hidup sehat kepada anak, dapat membantu membentuk badan yang sehat serta pertumbuhan yang optimal. Beberapa faktor pendukung dalam hidup sehat adalah mengonsumsi makanan sehat seta berolahraga.  Kebiasaan hidup sehat harus senantiasa diterapkan pada anak sejak dini, sehingga anak akan selalu mempertahankan kebiasaan tersebut hingga dewasa.

Mahasiswa KKN PPM UGM mengajak siswa kelas 6 SD Negeri Wonowoso 1 untuk menerapkan pola hidup sehat dengan senam dan edukasi jajan sehat. Kegiatan tersebut terlaksana pada Rabu, 27 Juli 2022. Anak-anak terlihat antusias dan semangat mengikuti berbagai macam senam. Terdapat empat macam senam yang dipraktikan sepanjang kegiatan berlangsung. Setelah pelaksanaan  senam sehat, kegiatan dilanjutkan dengan edukasi jajan sehat.

Edukasi melalui card game

Makanan menjadi pendukung utama dalam pemberian asupan energi dan gizi bagi anak usia sekolah. Kandungan dalam makanan perlu diperhatikan mengingat aktivitas anak yang tinggi.  Sehingga sehat dan tidaknya kandungan pada makanan akan berpengaruh kepada anak.  Edukasi jajan sehat berfokus pada makanan sehat serta makanan yang harus dibatasi. Untuk memudahkan pemahaman anak terhadap jajan sehat, maka digunakanlah card game. Anak-anak dipersilakan untuk mengelompokkan gambar makanan ke dalam kategori yang telah disediakan.


YUK, KENALI DAN CEGAH STUNTING!

Demak, Juli 2022 – Stunting merupakan masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi kurang akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Stunting dapat terjadi sejak di dalam kandungan dan dapat terdeteksi saat usia 2 tahun.

Sebagian besar masyarakat mengira bahwa penyebab anak mengalami stunting hanya karena faktor genetik. Namun, faktor lain seperti terkena penyakit infeksi, asupan makanan kurang, kurangnya kebersihan lingkungan, tidak diberi ASI eksklusif, serta status gizi ibu yang rendah dapat mempengaruhi risiko stunting pada anak.

Sebagai upaya membantu program Demak terbebas dari gizi buruk dan stunting serta mempertahankan penurunan angka stunting di Demak, KKN-PPM UGM 2022 Unit JT-067 Karangtengah melaksanakan program edukasi stunting. Kegiatan tersebut diadakan di posyandu Balita Pos Daun Lor, Wonowoso, Karangtengah, Demak. Kegiatan edukasi pengenalan serta pencegahan stunting diisi dengan penjelasan terkait faktor risiko stunting, ciri-ciri anak stunting, dampak stunting, serta pencegahan stunting.

Edukasi tersebut berjalan lancar dan disambut antusias oleh ibu balita dengan adanya sesi tanya jawab serta diskusi. Bahkan, acara tersebut juga dibantu langsung oleh Bidan Desa dengan memperdalam edukasi terkait stunting dan pola hidup bersih.

MARI BIJAK KELOLA SAMPAH MELALUI PEMBUATAN ECOBRICK DARI LIMBAH GARMEN

Demak, Juli 2022 – Permasalahan sampah atau limbah, khususnya limbah garmen, di Desa Dukun membutuhkan penanganan agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Limbah garmen tentunya dapat dimanfaatkan untuk berbagai kerajinan agar dapat dijadikan komoditi dan meningkatkan kesehatan lingkungan.

Salah satu bentuknya adalah pembuatan ecobrick. Ecobrick merupakan botol plastik yang diisi dengan limbah anorganik kering dan dapat dimanfaatkan sebagai kerajinan.

Pada hari Sabtu, 23 Juli 2022, kegiatan pembuatan ecobrick dari limbah garmen dilakukan di SDN 1 Dukun. Mahasiswa KKN PPM UGM beserta siswa SD turut serta dalam kegiatan ini.

Kegiatan diawali dengan pemberian materi mengenai “Bijak Kelola Sampah dari Rumah”. Siswa SD diajak untuk mengenal 3 konsep pengelolaan sampah, yaitu: Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali), dan Recycle (mendaur ulang).

Konsep 3R ini menjadi konsep dasar pengelolaan sampah agar dapat menekan limbah yang diproduksi manusia.

Kegiatan dilanjutkan dengan praktik bersama pembuatan ecobrick. Alat dan bahan yang dibutuhkan cukup sederhana, yaitu: gunting, kain perca, botol plastik berbagai ukuran, dan bambu kecil.

Siswa SDN 1 Dukun nampak antusias dalam praktik bersama ini. Mereka semangat dalam memotong kain, memasukkan kain ke botol, dan memadatkannya.

Hasil kegiatan ini berupa ecobrick buatan siswa SDN 1 Dukun yang sangat baik. Diharapkan para siswa dapat mengaplikasikan konsep 3R pengelolaan sampah dan memanfaatkan limabh garmen menjadi ecobrick

Pelatihan Pengolahan Penyimpanan Ikan dan Demo Memasak Abon Kering Dari Daging Ikan Lele bersama Ibu PKK Rejosari

Demak, Juli 2022- Ikan menjadi makanan yang sangat penting di kehidupan manusia, kandungan protein pada ikan mengandung asam amino esensial yang berfungsi dalam penjagaan metabolisme kerja tubuh. Tingkat kecernaan protein pada ikan memiliki nilai paling tinggi dibanding ayam, sapi  dan kambing. Selain itu, kandungan omega-3 nya yang dapat menjadi penyokong tumbuh kembang otak, perkembangan sel otak yang optimal dan pencegahan penyakit-penyakit dengan penyebab kematian tinggi, seperti jantung, stroke, darah tinggi.

Sayangnya Kabupaten Demak , Provinsi Jawa Tengah memiliki tingkat konsumsi ikan yang cukup rendah dengan jumlah 38,09 kg/kapita/tahun. Sedangkan target pemerintah di tingkat konsumsi ikan sebanyak 59,53 kg/kapita/tahun. Hal ini dapat terjadi karena kurangnya informasi terkait dengan gizi ikan, kurangnya ketersediaan ikan bermutu, dan produk olahan yang kurang bervariasi. Perlu adanya pelatihan pengolahan ikan terutama dalam bidang penyimpanan dan juga variasi produk olahan yang dapat meningkatkan konsumsi ikan. 

 

 

 

 

 

 

 

Pada tanggal 23 Juli 2022, tim KKN-PPM UGM bekerja sama dengan Ibu-ibu PKK Rejosari untuk melaksanakan kegiatan “Praktik Pengolahan Penyimpanan Ikan dan Produk Olahannya”. Kegiatan Praktik dilakukan di Aula Balai Desa Rejosari pada pukul 14.00 WIB. Kegiatan diawali dengan pembacaan Asmaul Husna oleh Anggota PKK, lalu dilanjutkan pembukaan oleh Mahasiswi KKN-PPM UGM dari Jurusan Ilmu Gizi. Kegiatan diiringi dengan Mars PKK yang dipimpin oleh Ibu Emiliyati.  Tak lupa kegiatan diawali dengan lantunan do’a agar kegiatan diberkahi dan dirahmati oleh Allah. Sambutan dilakukan oleh Bu Carik (Musyarofah), dan Ketua Tim Penggerak PKK alias Bu Zumiatun (Bu Lurah). Kegiatan dilanjut dengan rapat yang dipimpin oleh Ketua Tim Penggerak PKK.

 

 

 

 

 

 

 

Kegiatan Praktik dilakukan dengan tema “Praktik Pengolahan Penyimpanan Ikan dan Produk Olahannya”, kegiatan diawali oleh mahasiswa KKN-PPM UGM dari Jurusan Teknologi Hasil Pangan dengan sosialisasi pemilihan ikan yang baik, dari segi mata, insang, lendir, warna dan bau. Kegiatan dilengkapi dengan praktik penyimpanan ikan dengan jangka 1-2 hari menggunakan es batu, penyimpanan ikan dilakukan di dalam termos es nasi dengan ukuran 8. Ikan yang digunakan dalam praktik ini adalah ikan bandeng dengan ukuran 200 gram berjumlah 5 ekor. Penyimpanan ikan menggunakan es dengan perbandingan 1:1. Susunan penyimpanan diawali dengan tumpukan es, lalu diletakkan ikan diatasnya, lalu ditutup es lagi, lalu diberi ikan lagi hingga urutan terakhir yaitu tumpukan es. Penyimpanan perlu dilakukan pengecekan 4 jam sekali, untuk memastikan ikan tetap dalam kondisi yang baik.

Setelah kegiatan praktik penyimpanan ikan, dilanjut dengan kegiatan Praktik Pembuatan Produk Olahan berupa Demo Masak Abon Ikan dari daging ikan lele. Kegiatan pembuatan produk olahan dimulai dengan Sosialisasi Pentingnya Makan Ikan  dilakukan oleh Mahasiswa KKN-PPM UGM Jurusan Akuakultur. Sosialiasi dimulai dengan penjelasan kandungan ikan yang memiliki gizi tinggi seperti omega-3 dan juga asam amino esensial. Kegiatan praktik dilanjut dengan pembuatan abon ikan dari daging lele. Mahasiswa melakukan demo memasak dengan mengenalkan bahan-bahan yang digunakan dalam masak, seperti 1 kg ikan lele, 35 siung bawang merah, 9 siung bawang putih dan bumbu dapur, dan rempah-rempah lainnya. Kegiatan demo ini disambut antusias oleh ibu-ibu PKK dan bahkan dibantu secara langsung oleh ibu-ibu PKK dalam proses pembuatannya. Abon ikan yang telah matang dengan nikmatnya di santap oleh ibu-ibu PKK, bahkan ibu-ibu membawa beberapa sendok abon ikan ke dalam plastik untuk dibawa pulang. Selanjutnya, kegiatan ditutup dengan makan bersama di Aula Balai Desa dan juga do’a penutup yang dipimpin oleh Bu Carik.

 

INTIP DAN KERIPIK SINGKONG BU TITAH: SATU JAM LUDES TERJUAL

Demak, Juli 2022 – Intip dan Keripik Bu Titah adalah salah satu usaha rumahan yang memproduksi intip goreng dan keripik singkong. Usaha ini berlokasi di Desa Wonowoso, Kecamatan Karangtengah dan sudah produksi sejak dua tahun yang lalu. Usaha ini didirikan oleh ibu paruh baya bernama Ibu Titah dan berhasil  memperkerjakan empat orang. Pada awalnya Bu Titah hanya memproduksi intip goring. Namun, siapa sangka dapat berkembang memproduksi keripik singkong dalam sekala besar. Bahkan, usaha intip dan keripiki singkong Bu Titag dapat memproduksi sekitar 50 kg singkong. Proses produksi dimulai pada pukul 8 pagi hingga 5 sore.

Bu Titah setiap harinya mendapatkan bahan baku berupa singkong dan intip dari penyetor. Intip Bu Titah memiliki bentuk yang khas, yakni bulat besar dengan rasa gurih dan warna coklat keemasan. Keripik singkong biasa dijual seharga Rp2.500,00 dan intip goreng seharga Rp5.000,00 setiap kemasan. Keripik singkong dan intip Bu Titah didistribusikan di Pasar Buyaran serta terdapat beberapa mitra yang mengambil langsung dari rumah produksi. Bu Titah memiliki prinsip bahwa apabila kita memberikan sesuatu kepada orang lain, segala doa dan kebaikan akan kembali kepada diri sendiri.

Bagi yang ingin mencicipi intip goreng atau keripik Bu Titah bisa langsung ke tempat produksi yang beralamat Wonowoso, RT 03/RW 03 atau menghubungi 0838214657171.

 

LAPANGAN SUROWANGI, “DUKUN SPORT CENTER”

Demak, Juli 2022 – Berlokasi di jalan masuk Desa Dukun, Lapangan Olahraga Desa Dukun sangat mudah diakses bagi seluruh warga desa. Aksesnya yang mudah membuat lapangan desa yang memiliki nama “Lapangan Surowangi” ini menjadi sentra olahraga masyarakat Desa Dukun. Sentra olahraga yang bertempat di depan balai desa ini memiliki beberapa lapangan olahraga, yaitu: lapangan sepakbola, lapangan voli, dan lapangan sepak takraw.

 

Setiap sorenya, Lapangan Surowangi selalu ramai oleh warga untuk berolahraga. Pemuda menjadi golongan warga yang sering menghidupkan kegiatan olahraga di area lapangan. Supriadi, Wakil Ketua Karang Taruna Desa Dukun, mengungkapkan bahwa Lapangan Surowangi ini memang selalu ramai oleh warga ketika sore hari terutama pada hari minggu untuk melakukan olahraga atau hanya duduk-duduk di sekitar lapangan.



Kegiatan warga di lapangan selalu menyita perhatian warga lain yang berlalu-lalang. Biasanya, pertandingan sepakbola diadakan di lapangan ini setiap minggu sore. Pertandingan-pertandingan lain pun dilakukan oleh kelompok-kelompok pemuda Desa Dukun. Tak jarang, kelompok olahraga desa lain datang untuk bermain atau bertanding di kompleks olahraga desa dukun ini.

Diharapkan Lapangan Surowangi dapat menjadi ikon dan sarana berkumpul serta berolahraga masyarakat, baik dari Desa Dukun maupun luar Desa Dukun.

EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT MELALUI KEGIATAN CUCI TANGAN 6 LANGKAH DAN SWAB TEST DI SDN DUKUN 1

Demak, Juli 2022 – Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu kebiasaan yang perlu ditanamkan sejak dini, terutama pada era new normal ini. Pada Senin, 18 Juli 2022 telah dilaksanakan kegiatan edukasi PHBS melalui kegiatan cuci tangan 6 langkah dan swab test di SDN Dukun 1. Kegiatan edukasi diberikan kepada kelas IV A dan kelas IV B. 

Sesuai dengan konsep golden circle yang membantu seseorang dalam memahami alasan mengapa seseorang melakukan suatu kegiatan, edukasi dimulai dengan kegiatan swab test. Swab test dilakukan dengan mengusap jari ke dalam botol yang terdapat media agar, tempat bakteri berkembang biak. Setiap kelas dibentuk beberapa kelompok yang berisi 3 – 4 orang. Dalam satu kelompok terdapat 1 – 2 orang yang mengusap jarinya dalam kondisi belum cuci tangan, 1 orang mengusapkan jari dalam kondisi tangan di disinfektan (menggunakan hand sanitizer), dan 1 orang mengusapkan jari setelah cuci tangan. Media agar didiamkan selama 2 – 3 hari dan akan terlihat pertumbuhan bakteri. Media agar untuk tangan yang belum dicuci akan terlihat banyak bintik hitam, menunjukkan banyaknya bakteri pada tangan yang belum dicuci. Sementara itu, untuk media agar untuk tangan yang sudah cuci tangan atau di disinfektan hanya akan terlihat sedikit bintik hitam. Dari kegiatan tersebut anak-anak mendapatkan alasan mengapa cuci tangan itu penting.

Kegiatan edukasi dilanjutkan dengan 6 langkah cuci tangan. Cuci tangan dipraktikkan dengan simulasi menggunakan latex dan pewarna makanan. Pewarna makanan dituangkan ke tangan yang menggunakan latex. Anak-anak diminta untuk melakukan 6 langkah cuci tangan dan terlihat dengan 6 langkah tersebut maka sabun yang disimulasikan dengan pewarna makanan dapat mengenai seluruh permukaan tangan. 

Acara berjalan dengan lancar dan mendapatkan antusias yang tinggi dari anak-anak kelas IV SDN Dukun 1.

EDUKASI MPASI DAN PRAKTIK PEMBUATAN MPASI BERBAHAN DASAR PANGAN LOKAL

Demak, Juli 2022 – Mahasiswa KKN-PPM UGM 2022 Unit JT-067 Karangtengah berkesempatan memberikan edukasi terkait MPASI kepada ibu-ibu balita di posyandu Daun Kulon, Wonowowo, Karangtengah, Demak. MPASI merupakan Makanan Pendamping Air Susu Ibu yang diberikan saat anak berusia 6 tahun untuk memenuhi kebutuhan energi dan nutrisi anak.

Edukasi MPASI

Makanan sehat, termasuk MPASI tidak selalu berbicara soal bahan yang mahal dan sulit ditemui. MPASI dapat dibuat dari bahan pangan lokal yang mudah ditemui di pasaran. Bahan MPASI yang bisa digunakan diantaranya adalah ikan kembung, sayur bayam, wortel, dan ayam. Minyak yang digunakan dapat menggunakan minyak yang dihasilkan dari kulit ayam, kulit udang, maupun minyak kemiri.

Praktik Pembuatan MPASI

Kegiatan diawali dengan penjelasan lengkap perihal MPASI dan dilanjutkan dengan praktik menghaluskan MPASI untuk anak sesuai umur. Tekstur MPASI dapat berbeda tergantung usia anak. Tekstur MPASI dapat berupa sarung (puree), lumat (mashed), cincang halus (chopped), finger foods, dan makanan keluarga. Dengan diadakannya kegiatan edukasi ini, diharapkan dapat mendongkrak kesadaran masyarakat akan pemberian makanan sehat kepada anak serta sebagai upaya meningkatkan gizi anak di Desa Wonowoso, Karangtengah, Demak.

 

Leaflet Edukasi MPASI


KEGIATAN BELAJAR BERSAMA MAHASISWA KKN-PPM UGM DI SDN 1 REJOSARI

Demak, Juli 2022- KKN-PPM UGM Sub Unit Desa Rejosari berkesempatan belajar bersama siswa di SDN 1 Rejosari . Mahasiswa UGM membawa berbagai tema sesuai dengan prodi masing-masing. Kegiatan belajar bersama dilakukan di SDN 1 Rejosari pada pukul 08.00-12.00 . Belajar bersama dilakukan pada tanggal 14, 20,21 dan 24 Juli 2022. Kegiatan belajar bersama dilakukan secara dua arah, baik dari mahasiswa UGM menjelaskan edukasi tema yang dibawakan, lalu disambut dengan keaktifan siswa-siswa SDN 1  Rejosari.

Kegiatan belajar bersama pertama dilakukan pada tanggal 14 Juli 2022 , dengan tema “ Olah Sampah Plastik Menjadi Kerajinan (OSPEK)”, Kegiatan dilakukan di kelas V A-B oleh mahasiswi KKN UGM jurusan sastra arab. Belajar bersama dilakukan dengan melakukan praktik dan membuat kerajinan dari sampah plastik berupa botol atau sampah plastik yang dapat digunakan untuk kerajinan. Sebelum kegiatan, siswa diarahkan untuk membawa gunting, pisau, lem dan perlengkapan mewarnai untuk membuat kerajinan. Kegiatan disambut dengan antusias oleh siswa-siswa SDN 1 Rejosari Kelas V A-B.

Kegiatan belajar bersama kedua dilakukan pada tanggal 20 Juli 2022, dengan tema “ Mengenal Sains Lebih Dekat Dalam Kehidupan Sehari-Hari”, kegiatan belajar bersama dilakukan di SDN 1 Rejosari kelas V A-B yang dipimpin oleh mahasiswi KKN UGM jurusan fisika. Kegiatan belajar bersama dilakukan dengan melakukan berbagai macam eksperimen yang memanfaatkan reaksi fisika dan kimia, dengan menggunakan bahan-bahan yang ada disekitar siswa. Siswa diharapkan dapat memahami konsep dasar dari percobaan, sehingga dapat mengembangkan percobaan sains tersebut. Eksperimen  yang dilakukan ada tiga, yaitu eksperimen lava, eksperimen mengembangkan balon tanpa ditiup dan eksperimen  membakar balon. Siswa antusias, sehingga meminta eksperimen-eksperimen baru pada mahasiswi KKN UGM.

Kegiatan belajar bersama terakhir dilakukan pada hari ini yaitu 21 Juli 2022, Tema yang dibawakan yaitu “ Edukasi Tentang Pemilihan Jajan Sehat Pada Anak-Anak” dan “Pelatihan Dokter Cilik”. Sesi pertama yaitu pukul 08.00-09.00 dilakukan kegiatan belajar bersama di SDN 1 Rejosari kelas IV A dengan tema pemilihan jajan yang sehat. Kegiatan belajar bersama dilakukan  oleh mahasiswi UGM jurusan gizi ,terkait dengan pemilihan jajan yang tidak sehat, baik itu dari segi penyimpanan, warna hingga rasa yang terlalu manis ataupun gurih. Siswa diharapkan dapat memilih jajan yang memiliki nilai gizi, baik itu protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral. Mahasiswa juga melakukan publikasi melewati poster edukasi. Kegiatan belajar bersama diselingi dengan ice breaking agar siswa tidak bosan dan tertarik dengan materi yang disampaikan. Kegiatan belajar bersama dilanjutkan pada sesi kedua di kelas IV B dengan tema “ Pelatihan Dokter Cilik”. Pelatihan ini dipimpin oleh mahasiswi UGM jurusan farmasi. Kegiatan pelatihan dokter cilik dilakukan dengan melatih siswa untuk menerapkan hidup bersih dalam kegiatan apapun, salah satu contohnya yaitu mencuci tangan sebelum makan. Selain itu siswa diajarkan untuk menggunakan kotak P3K, sehingga ketika terjadi situasi darurat baik itu luka ataupun bengkak siswa dapat melakukan pertolongan pertama pada situasi tersebut. Kegiatan belajar bersama telah tersampaikan oleh mahasiswa-mahasiswi UGM kepada SDN 1 Rejosari, diharapkan dari kegiatan belajar bersama dapat diterapkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari.