KKN-PPM UGM 2022

YUK, KENALI DAN CEGAH STUNTING!

Posted on

Demak, Juli 2022 – Stunting merupakan masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi kurang akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Stunting dapat terjadi sejak di dalam kandungan dan dapat terdeteksi saat usia 2 tahun.

Sebagian besar masyarakat mengira bahwa penyebab anak mengalami stunting hanya karena faktor genetik. Namun, faktor lain seperti terkena penyakit infeksi, asupan makanan kurang, kurangnya kebersihan lingkungan, tidak diberi ASI eksklusif, serta status gizi ibu yang rendah dapat mempengaruhi risiko stunting pada anak.

Sebagai upaya membantu program Demak terbebas dari gizi buruk dan stunting serta mempertahankan penurunan angka stunting di Demak, KKN-PPM UGM 2022 Unit JT-067 Karangtengah melaksanakan program edukasi stunting. Kegiatan tersebut diadakan di posyandu Balita Pos Daun Lor, Wonowoso, Karangtengah, Demak. Kegiatan edukasi pengenalan serta pencegahan stunting diisi dengan penjelasan terkait faktor risiko stunting, ciri-ciri anak stunting, dampak stunting, serta pencegahan stunting.

Edukasi tersebut berjalan lancar dan disambut antusias oleh ibu balita dengan adanya sesi tanya jawab serta diskusi. Bahkan, acara tersebut juga dibantu langsung oleh Bidan Desa dengan memperdalam edukasi terkait stunting dan pola hidup bersih.

Berita

MARI BIJAK KELOLA SAMPAH MELALUI PEMBUATAN ECOBRICK DARI LIMBAH GARMEN

Posted on

Demak, Juli 2022 – Permasalahan sampah atau limbah, khususnya limbah garmen, di Desa Dukun membutuhkan penanganan agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Limbah garmen tentunya dapat dimanfaatkan untuk berbagai kerajinan agar dapat dijadikan komoditi dan meningkatkan kesehatan lingkungan.

Salah satu bentuknya adalah pembuatan ecobrick. Ecobrick merupakan botol plastik yang diisi dengan limbah anorganik kering dan dapat dimanfaatkan sebagai kerajinan.

Pada hari Sabtu, 23 Juli 2022, kegiatan pembuatan ecobrick dari limbah garmen dilakukan di SDN 1 Dukun. Mahasiswa KKN PPM UGM beserta siswa SD turut serta dalam kegiatan ini.

Kegiatan diawali dengan pemberian materi mengenai “Bijak Kelola Sampah dari Rumah”. Siswa SD diajak untuk mengenal 3 konsep pengelolaan sampah, yaitu: Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali), dan Recycle (mendaur ulang).

Konsep 3R ini menjadi konsep dasar pengelolaan sampah agar dapat menekan limbah yang diproduksi manusia.

Kegiatan dilanjutkan dengan praktik bersama pembuatan ecobrick. Alat dan bahan yang dibutuhkan cukup sederhana, yaitu: gunting, kain perca, botol plastik berbagai ukuran, dan bambu kecil.

Siswa SDN 1 Dukun nampak antusias dalam praktik bersama ini. Mereka semangat dalam memotong kain, memasukkan kain ke botol, dan memadatkannya.

Hasil kegiatan ini berupa ecobrick buatan siswa SDN 1 Dukun yang sangat baik. Diharapkan para siswa dapat mengaplikasikan konsep 3R pengelolaan sampah dan memanfaatkan limabh garmen menjadi ecobrick