Demak, Agustus 2022 – Potensi sumber daya agro yang ditemukan yaitu terong yang berlokasi di daerah belakang perumahan Wonowoso, Karangtengah, Demak. Tanaman terong (Solanum melongena) sendiri merupakan jenis sayuran tahunan semusim. Tanaman terong milik Bapak Rozi seluas 0,25 hektar. Beliau mengatakan bahwa terdapat OPT yang sering dijumpai, salah satunya kumbang koksi yang sering memakan daun muda tanaman terong.

Kumbang koksi dikenal sebagai sahabat petani karena beberapa anggotanya memangsa serangga hama seperti spesies aphid. Walaupun demikian, ada beberapa spesies koksi yang juga memakan daun sehingga menjadi hama tanaman, yaitu dari sub-famili Epilachninae. Kenali beberapa perbedaan kumbang koksi yang berperan sebagai hama dan berperan sebagai predator sahabat petani (musuh alami). Berikut penjelasannya:

Jenis serangga yang dapat berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman, terutama tanaman pertanian adalah serangga pemakan daun dari ordo Coleoptera, yaitu kumbang koksi (Epilachna admirabilis). Kepik atau kumbang koksi adalah serangga perusak daun dan kuncup daun. Kepik lebih menyukai tempat yang rimbun dan agak gelap untuk meletakkan telurnya.

Gejala serangan hama kumbang koksi Epilachna sp. ini yaitu adanya bekas gigitan pada permukan daun bagian bawah. Pada serangan berat, bekas gigitan hama kumbang koksi ini dapat merusak semua jaringan daun, sehingga mengakibatkan daun hanya tinggal tulang-tulang daun saja. Kumbang dewasa dan larva memakan daun dapat menyebabkan kerusakan serius. Saat menjadi larva, kumbang koksi akan memakan jaringan daun dari bagian bawah, sementara ketika sudah menjadi dewasa, kumbang koksi akan memakan jaringan daun dari bagian atas. Hama ini dapat menyebabkan kerontokan daun yang hebat dan kehilangan hasil panen yang tinggi dan oleh karenanya hama ini merupakan salah satu hama terong yang paling berbahaya.

Strategi Pengendalian
- Pengendalian Hayati
Jika memungkinkan di alam masih terdapat musuh alami dari kumbang koksi bisa dimanfaatkan sebagai pengendalian hayati. Contoh dari predator kumbang koksi yaitu Tawon Prasit dari family Pediobius. Kemudian dapat menggunakan biopestisida seperti bakteri Bacillus thurengiensis atau jamur Aspergillus spp. dapat digunakan sebagai aplikasi semprotan daun.
- Tindakan Pencegahan
- Hindari menanam terong di lahan atau di sekitar lahan yang terserang
- Pilih dan hancurkan larva dan kumbang dewasa yang ditemukan di lahan
- Sanitasi (pembersihan) lahan tanaman terung
- Pengendalian Kimiawi
Pengendalian ini digunakan ketika sudah mempertimbangkan pengendalian hama secara terpadu (PHT). Contoh pengendalian kimiawi yaitu dapat menggunakan insektisida yang mengandung dimethoate, fenvelarate, malathion dapat diaplikasikan pada daun.
Sumber referensi:
Muis,A., Suriani., S.H.Kalqutni, dan N.Nonci. 2018. Penyakit Bulai Pada Tanaman Jagung dan
Upaya Pengendaliannya. Yogyakarta: Deepublish.
Semangun,H. 2008. Penyakit-penyakit tanaman pangan di Indonesia (Edisi Kedua). Yogyakarta :
Universitas Gadjah Mada Press.
