BERANDAKKN-PPM UGM 2022

EDUKASI PENCEGAHAN STUNTING DAN DEMAM BERADAH DI POSYANDU DESA DUKUN

Demak, Agustus 2022 – Stunting dan demam berdarah menjadi isu yang cukup hangat khususnya di Kabupaten Demak. Stunting adalah masalah gizi kronis yang disebabkan asupan gizi kurang akibat pemberian makanan tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Stunting bisa terjadi sejak dalam kandungan dan baru terdeteksi saat usia 2 tahun. Kondisi stunting dapat berdampak berkepanjangan hingga anak dewasa sehingga isu ini menjadi penting diberikan edukasinya kepada Ibu dengan bayi agar dapat mencegah dampak buruk dari stunting. 

Salah satu penyebab anak stunting adalah kurangnya kebersihan lingkungan dan perlu dicegah dengan penjagaan kebersihan lingkungan yang baik. Disamping itu, kematian akibat demam berdarah juga menjadi isu yang hangat di Kabupaten Demak. Dari PLT Dinas Kesehatan Kabupaten Demak diketahui hingga 17 Juni 2022 terdapat 116 kasus Demam Berdarah dengan 1 kasus kematian. Kasus tersebut terus meningkat hingga bulan Juli 2022 sehingga edukasi mengenai demam berdarah dan pencegahannya menjadi penting untuk diberikan.

 

Pada tanggal 21 Juli 2022, Mahasiswa KKN-PPM UGM berkesempatan memberikan edukasi mengenai pencegahan stunting dan demam berdarah kepada Ibu dengan bayi di Pos 3 Posyandu Desa Dukun yang berlokasi di Dusun Perbalan. Kegiatan dimulai dengan kegiatan posyandu yakni pendaftaran, penimbangan berat, pengukuran panjang badan, pengisian KMS (Kartu Menuju Sehat), dan pemberian imunisasi. Kemudian, ibu-ibu dan anak di posyandu dikumpulkan untuk mendapatkan edukasi dari Bidan Desa Dukun dan Puskesmas Karangtengah. Setelah edukasi diberikan, Mahasiswa KKN-PPM UGM melanjutkan edukasi mengenai serba-serbi stunting dan demam berdarah. Sebagai salah satu upaya konkret pencegahan demam berdarah, Mahasiswa KKN-PPM UGM juga membagikan abate, larvasida yang efektif mengontrol jentik nyamuk, sebanyak 10 gram. 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *