BERANDAKKN-PPM UGM 2022

PERKEMBANGAN TANAMAN HORTIKULTURA DI DESA WONOWOSO, KECAMATAN KARANGTENGAH, KABUPATEN DEMAK, JAWA TENGAH

Demak, Agustus 2022 – Kegiatan pemanfaatan lahan pekarangan rumah menjadi tempat untuk berkebun telah banyak dilakukan masyarakat sejak pandemi bermula. Selain untuk mengisi waktu luang daripada berdiam diri di rumah, berkebun di pekarangan juga bermanfaat untuk menjaga ketahanan pangan keluarga. Jenis komoditas yang banyak ditanam di pekarangan rumah yaitu komoditas hortikultura. Hortikultura merupakan cabang ilmu pertanian yang membahas mengenai tanaman buah, sayur, dan tanaman hias. Kata hortikultura berasal dari bahasa latin yakni hortus yang diartikan sebagai taman dan colere yang artinya untuk menumbuhkan.

Jenis tanaman hortikultura yang banyak ditanam masyarakat di Desa Wonowoso, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak yaitu tanaman terong dan cabai. Tanaman terong (Solanum melongena L.) merupakan tanaman semusim yang termasuk dalam famili Solanaceae. Tanaman terong dapat tumbuh hingga ketinggian 40–150 cm. Memiliki daun dengan panjang 10–20 cm dan lebar 5–10 cm. Tanaman terong dapat tumbuh di daerah beriklim tropis dengan ketinggian 0–1200 mdpl. Tanah yang ideal untuk pertumbuhan tanaman terong adalah tanah lempung dan memiliki kandungan unsur hara yang cukup. Suhu yang cocok untuk pertumbuhan tanaman terong antara 25–30° C. Berbagai jenis terong yang dibudidayakan di Indonesia yaitu terong gelatik, terong kopek, terong bogor, terong medan, dan terong jepang.

Jenis tanaman lain yang banyak dibudiayakan di Desa Wonowoso yaitu tanaman cabai. Tanaman cabai (Capsicum annum L.) merupakan tanaman perdu yang termasuk dalam famili Solanaceae. Tanaman cabai dapat tumbuh pada dataran rendah hingga dataran tinggi dengan ketinggian tempat 0-1250 mdpl. Tanaman cabai dapat tumbuh hingga ketinggian 120 cm. Suhu udara yang cocok bagi pertumbuhan tanaman cabai berkisar antara 18–30° C. Kelembaban udara yang cocok untuk pertumbuhan tanaman cabai yaitu antara 60–80%. Kondisi tanah yang baik untuk pertumbuhan tanman cabai yaitu tanah lempung berpasir dengan derajat keasaman (pH) antara 6–7. Berbagai jenis cabai yang banyak ditanam di Indonesia yaitu cabai merah besar, cabai keriting, cabai rawit, dan cabai hijau besar.

Dalam perkembangannya, komoditas hortikultura memiliki berbagai manfaat terutama bagi masyarakat Desa Wonowoso. Tanaman terong yang ditanam di Desa Wonowoso dapat digunakan sebagai bahan makanan sehingga dapat meningkatkan ketahanan pangan keluarga. Tanaman terong memiliki berbagai kandungan gizi seperti protein, karbohidrat, serat, lemak, vitamin A, vitamin C, kalsium, zat besi, dan magnesium. Tanaman terong juga memiliki manfaat untuk kesehatan antara lain dapat menekan risiko penyakit jantung, mencegah penyakit diabetes, menurunkan berat badan, dan melancarkan sistem pencernaan. Sedangkan tanaman cabai yang ditanam oleh masyarakat Desa Wonowoso dapat digunakan sebagai bahan tambahan masakan. Tanaman cabai juga memiliki kandungan gizi seperti vitamin A, vitamin C, vitamin B6, protein, karbohidrat, dan lemak. Manfaat yang dimiliki tanaman cabai bagi kesehatan yaitu tanaman cabai dapat digunakan sebagai penghilang rasa sakit, detoksifikasi, penurun berat badan, melancarkan pernapasan, dan mencegah penyakit jantung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *