BERANDA

PEMANFAATAN KOTORAN AYAM MENJADI PUPUK KANDANG

Posted on


Demak, Agustus 2022 –
Potensi ternak ayam di Desa Dukun merupakan potensi besar yang memberikan banyak manfaat bagi warga desa, terkhusus kepada para peternak. Ternak ayam ini menghasilkan ayam pedaging yang dapat dimanfaatkan untuk menyuplai kebutuhan daging ayam di berbagai daerah. Namun, potensi ternak ayam ini tentunya menghasilkan sisa atau residu ternak berupa kotoran ayam.

Bapak Sukono sebagai salah satu pemilik kandang ternak ayam menyampaikan bahwa kotoran ayam tersebut dapat dimanfaatkan menjadi pupuk kandang organik yang dapat menyuburkan tanah. Akan tetapi, sampai sekarang ini, kotoran ayam itu masih dikirim ke luar daerah Demak untuk diolah menjadi pupuk kandang. Oleh karena itu, bersama warga, mahasiswa KKN UGM membuat pupuk kandang tersebut dari kotoran ayam.

Pembuatan pupuk kandang dari kotoran ayam ini cukup mudah. Alat dan bahan yang dibutuhkan antara lain:

  1. Kotoran ayam 1 karung (25 kg)
  2. Larutan EM4 1 botol
  3. Molase 1 botol (1 liter)
  4. Karung atau terpal
  5. Pengaduk atau sarung tangan

Proses pembuatan pupuk kandang dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut.

  1. Mencampurkan larutan EM4 dan Molase dengan perbandingan 1:1 dalam satu wadah yang kemudian didiamkan selama kurang lebih 24 jam agar bereaksi.
  2. Menuangkan larutan tersebut ke kotoran ayam yang telah disiapkan di atas terpal atau karung
  3. Mengaduk larutan yang telah tercampur kotoran ayam dengan hingga merata kemudian campuran tersebut ditutup rapat untuk mempercepat pengomposan
  4. Mengaduk secara rutin setiap 1-3 hari sekali untuk mengeluarkan gas amonia yang terbentuk dari hasil pengomposan
  5. Tunggu sampai kurang lebih 1 bulan agar pupuk dari kotoran ayam jadi
  6. Setelah itu, pupuk kandang siap digunakan untuk penambah nutrisi tanah

Diharapkan pupuk kandang yang telah dibuat oleh mahasiswa KKN dapat diteruskan oleh para warga desa sehingga dapat digunakan untuk menyuburkan tanah.

KKN-PPM UGM 2022

BUKU DAN VIDEO PROFIL DESA WONOWOSO

Posted on

Demak, Agustus 2022 – Lima puluh hari pengabdian KKN-PPM UGM 2022 akan berakhir pada Sabtu, 13 Agustus 2022. Sebagai bentuk pengabdian serta kenang-kenangan kepada masyarakat desa Wonowoso, Tim Subunit Wonowoso mempersembahkan buku dan video profil Wonowoso yang dapat diakses melalui link sebagai berikut:

Buku Profil Desa Wonowoso 2022

Video Profil:
https://drive.google.com/file/d/1An95ixlnJCZCHd-IFPNVi8-39mIxJSXh/view?usp=drivesdk

BERANDA

PEMBERDAYAAN KARANG TARUNA DESA WONOWOSO BERSAMA KKN-PPM UGM

Posted on

Demak, Agustus 2022 – Mahasiswa KKN-PPM UGM berkesempatan berkumpul bersama Karang Taruna Desa Wonosowo untuk mengadakan edukasi budidaya mikroalga di lahan sempit, edukasi ternak cupang mudah, serta edukasi landscaping pekarangan rumah pada Karang Taruna. Kegiatan tersebut diadakan pada 6 Agustus 2022 bertempat di Balai Desa Wonowoso.

Berdasarkan observasi yang dilakukan, rumah-rumah warga Desa Wonowoso masih memiliki pekarangan yang cukup luas sehingga dapat dimanfaatkan. Salah satu bentuk pemanfaatan yang dapat dilakukan adalah landscaping pekarangan. Lanskap sering diartikan sebagai taman. Perancangan taman perlu dilakukan pemilahan dan penataan secara detail pada elemen-elemennya, agar taman dapat berfungsi maksimal dan estetik. Apabila pemanfaatan landscaping pekarangan berjalan dengan baik, maka akan memunculkan berbagai manfaat berupa peningkatan perekonomian masyarakat sekitar, meningkatkan konservasi lingkungan, atau sekadar meningkatkan ilai estetika dan keindahan alam.

Selain pemanfaatan landscaping pekarangan, hal yang dapat dilakukan pada bidang terbatas adalah budidaya mikroalga. Mikroalga merupakan salah satu jenis mikroorganisme yang memiliki kemampuan fotosintesis menggunakan sinar matahari dan karbon dioksida serta menghasilkan biomassa dan oksigen. Mikroalga dapat dimanfaatkan menjadi sumber energi, minyak, produk pangan, produk medika, dan produk bioremediasi.

Sementara itu, sebagaimana yang tekah diketahui bahwa ikan cupang saat ini dibudidaya bukan sekadar menyalurkan hobi, namun menjadi sumber rintisan usaha. Edukasi ikan cupang dipilih karena ikan cupang merupakan jenis ikan hias air tawar yang cukup terkenal, indah, dan mudah dirawat. Ikan cupang memiliki kelebihan bertahan tanpa adanya suplai oksigen secara langsung sehingga dapat bertahan hidup dalam air yang tidak diberi aerasi. Pada rangkaian terakhir acara bersama karang taruna diadakan sesi kuis yang diramaikan dengan pembagian hadian berupa sepasang ikan cupang bagi peserta yang dapat menjawab pertanyaan dengan benar.