BERANDA

KEGIATAN POSBINDU DI DESA REJOSARI

Posted on

Demak, Agustus 2022 – Pos Binaan Terpadu (POSBINDU) adalah kegiatan monitoring dan deteksi dini faktor resiko penyakit tidak menular terintegrasi serta gangguan akibat kecelakaan dan tindakan kekerasan dalam rumah tangga yang dikelola oleh masyarakat melalui pembinaan terpadu.

Pada tanggal 29 Juli 2022, mahasiswa KKN-PPM UGM bersama Puskesmas Karangtengah dan bidan serta kader kesehatan desa mengadakan kegiatan POSBINDU yang terdiri dari penyuluhan dan cek kesehatan. Kegiatan dilaksanakan di Aula Balai Desa Rejosari dihadiri oleh 60 orang lansia yang berasal dari 4 pedukuhan di Desa Rejosari, yaitu Dukuh Bilutan, Babadan, Dalasem, dan Tegalsari.

Kegiatan diawali dengan penyuluhan hipertensi pada lansia karena slot maxwin permasalahan kesehatan prioritas yang terdapat pada lansia di Desa Rejosari adalah hipertensi. Pasien lansia relatif memiliki tekanan darah yang cukup tinggi. Dewasa normal memiliki tekanan darah berkisar kurang lebih 120/80 mmHg. Sementara untuk lansia selama masih dibawah 140/90 mmHg masih dikategorikan batas aman. Perlu diberikan edukasi untuk memperbaiki pola hidup karena pada angka tersebut memiliki potensi hipertensi yang besar. Penyuluhan dilakukan oleh mahasiswa Gizi Kesehatan mengenai pengaturan diet yang tepat untuk penderita hipertensi, lalu dilanjut penyuluhan oleh mahasiswa Farmasi mengenai penggunaan obat antihipertensi. Setelah dilakukan penyuluhan hipertensi, para lansia diajak untuk melakukan senam peregangan selama kurang lebih 5 menit. Senam peregangan ini bermanfaat untuk membantu mengurangi risiko terjadinya stroke pada seseorang yang menderita penyakit diabetes dan hipertensi. Gerakan senam dipilih yang sederhana agar tidak menyulitkan lansia. Senam ini dipandu langsung oleh mahasiswa KKN-PPM UGM.

Setelah dilakukan penyuluhan hipertensi dan senam, kegiatan dilanjutkan dengan cek kesehatan pada lansia. Cek kesehatan pada lansia dilakukan sebagai upaya deteksi dini penyakit karena pada usia lanjut terjadi kemunduran sel-sel akibat proses penuaan yang dapat berakibat pada kelemahan organ, kemunduran fisik, dan timbulnya berbagai macam penyakit terutama penyakit degeneratif. Rangkaian cek kesehatan yang dilakukan terdiri dari pendaftaran, pemeriksaan fisik (pengukuran tekanan darah, lingkar pinggang, berat badan, tinggi badan), pemeriksaan biokimia (tes gula darah, tes dahak), serta pemberian konseling dan rujukan. Cek kesehatan sebagai penutup kegiatan posbindu berlangsung dengan lancar hingga waktu menunjukkan pukul 11.00 WIB.