EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT MELALUI KEGIATAN CUCI TANGAN 6 LANGKAH DAN SWAB TEST DI SDN DUKUN 1

Demak, Juli 2022 – Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu kebiasaan yang perlu ditanamkan sejak dini, terutama pada era new normal ini. Pada Senin, 18 Juli 2022 telah dilaksanakan kegiatan edukasi PHBS melalui kegiatan cuci tangan 6 langkah dan swab test di SDN Dukun 1. Kegiatan edukasi diberikan kepada kelas IV A dan kelas IV B. 

Sesuai dengan konsep golden circle yang membantu seseorang dalam memahami alasan mengapa seseorang melakukan suatu kegiatan, edukasi dimulai dengan kegiatan swab test. Swab test dilakukan dengan mengusap jari ke dalam botol yang terdapat media agar, tempat bakteri berkembang biak. Setiap kelas dibentuk beberapa kelompok yang berisi 3 – 4 orang. Dalam satu kelompok terdapat 1 – 2 orang yang mengusap jarinya dalam kondisi belum cuci tangan, 1 orang mengusapkan jari dalam kondisi tangan di disinfektan (menggunakan hand sanitizer), dan 1 orang mengusapkan jari setelah cuci tangan. Media agar didiamkan selama 2 – 3 hari dan akan terlihat pertumbuhan bakteri. Media agar untuk tangan yang belum dicuci akan terlihat banyak bintik hitam, menunjukkan banyaknya bakteri pada tangan yang belum dicuci. Sementara itu, untuk media agar untuk tangan yang sudah cuci tangan atau di disinfektan hanya akan terlihat sedikit bintik hitam. Dari kegiatan tersebut anak-anak mendapatkan alasan mengapa cuci tangan itu penting.

Kegiatan edukasi dilanjutkan dengan 6 langkah cuci tangan. Cuci tangan dipraktikkan dengan simulasi menggunakan latex dan pewarna makanan. Pewarna makanan dituangkan ke tangan yang menggunakan latex. Anak-anak diminta untuk melakukan 6 langkah cuci tangan dan terlihat dengan 6 langkah tersebut maka sabun yang disimulasikan dengan pewarna makanan dapat mengenai seluruh permukaan tangan. 

Acara berjalan dengan lancar dan mendapatkan antusias yang tinggi dari anak-anak kelas IV SDN Dukun 1.

EDUKASI MPASI DAN PRAKTIK PEMBUATAN MPASI BERBAHAN DASAR PANGAN LOKAL

Demak, Juli 2022 – Mahasiswa KKN-PPM UGM 2022 Unit JT-067 Karangtengah berkesempatan memberikan edukasi terkait MPASI kepada ibu-ibu balita di posyandu Daun Kulon, Wonowowo, Karangtengah, Demak. MPASI merupakan Makanan Pendamping Air Susu Ibu yang diberikan saat anak berusia 6 tahun untuk memenuhi kebutuhan energi dan nutrisi anak.

Edukasi MPASI

Makanan sehat, termasuk MPASI tidak selalu berbicara soal bahan yang mahal dan sulit ditemui. MPASI dapat dibuat dari bahan pangan lokal yang mudah ditemui di pasaran. Bahan MPASI yang bisa digunakan diantaranya adalah ikan kembung, sayur bayam, wortel, dan ayam. Minyak yang digunakan dapat menggunakan minyak yang dihasilkan dari kulit ayam, kulit udang, maupun minyak kemiri.

Praktik Pembuatan MPASI

Kegiatan diawali dengan penjelasan lengkap perihal MPASI dan dilanjutkan dengan praktik menghaluskan MPASI untuk anak sesuai umur. Tekstur MPASI dapat berbeda tergantung usia anak. Tekstur MPASI dapat berupa sarung (puree), lumat (mashed), cincang halus (chopped), finger foods, dan makanan keluarga. Dengan diadakannya kegiatan edukasi ini, diharapkan dapat mendongkrak kesadaran masyarakat akan pemberian makanan sehat kepada anak serta sebagai upaya meningkatkan gizi anak di Desa Wonowoso, Karangtengah, Demak.

 

Leaflet Edukasi MPASI


KEGIATAN BELAJAR BERSAMA MAHASISWA KKN-PPM UGM DI SDN 1 REJOSARI

Demak, Juli 2022- KKN-PPM UGM Sub Unit Desa Rejosari berkesempatan belajar bersama siswa di SDN 1 Rejosari . Mahasiswa UGM membawa berbagai tema sesuai dengan prodi masing-masing. Kegiatan belajar bersama dilakukan di SDN 1 Rejosari pada pukul 08.00-12.00 . Belajar bersama dilakukan pada tanggal 14, 20,21 dan 24 Juli 2022. Kegiatan belajar bersama dilakukan secara dua arah, baik dari mahasiswa UGM menjelaskan edukasi tema yang dibawakan, lalu disambut dengan keaktifan siswa-siswa SDN 1  Rejosari.

Kegiatan belajar bersama pertama dilakukan pada tanggal 14 Juli 2022 , dengan tema “ Olah Sampah Plastik Menjadi Kerajinan (OSPEK)”, Kegiatan dilakukan di kelas V A-B oleh mahasiswi KKN UGM jurusan sastra arab. Belajar bersama dilakukan dengan melakukan praktik dan membuat kerajinan dari sampah plastik berupa botol atau sampah plastik yang dapat digunakan untuk kerajinan. Sebelum kegiatan, siswa diarahkan untuk membawa gunting, pisau, lem dan perlengkapan mewarnai untuk membuat kerajinan. Kegiatan disambut dengan antusias oleh siswa-siswa SDN 1 Rejosari Kelas V A-B.

Kegiatan belajar bersama kedua dilakukan pada tanggal 20 Juli 2022, dengan tema “ Mengenal Sains Lebih Dekat Dalam Kehidupan Sehari-Hari”, kegiatan belajar bersama dilakukan di SDN 1 Rejosari kelas V A-B yang dipimpin oleh mahasiswi KKN UGM jurusan fisika. Kegiatan belajar bersama dilakukan dengan melakukan berbagai macam eksperimen yang memanfaatkan reaksi fisika dan kimia, dengan menggunakan bahan-bahan yang ada disekitar siswa. Siswa diharapkan dapat memahami konsep dasar dari percobaan, sehingga dapat mengembangkan percobaan sains tersebut. Eksperimen  yang dilakukan ada tiga, yaitu eksperimen lava, eksperimen mengembangkan balon tanpa ditiup dan eksperimen  membakar balon. Siswa antusias, sehingga meminta eksperimen-eksperimen baru pada mahasiswi KKN UGM.

Kegiatan belajar bersama terakhir dilakukan pada hari ini yaitu 21 Juli 2022, Tema yang dibawakan yaitu “ Edukasi Tentang Pemilihan Jajan Sehat Pada Anak-Anak” dan “Pelatihan Dokter Cilik”. Sesi pertama yaitu pukul 08.00-09.00 dilakukan kegiatan belajar bersama di SDN 1 Rejosari kelas IV A dengan tema pemilihan jajan yang sehat. Kegiatan belajar bersama dilakukan  oleh mahasiswi UGM jurusan gizi ,terkait dengan pemilihan jajan yang tidak sehat, baik itu dari segi penyimpanan, warna hingga rasa yang terlalu manis ataupun gurih. Siswa diharapkan dapat memilih jajan yang memiliki nilai gizi, baik itu protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral. Mahasiswa juga melakukan publikasi melewati poster edukasi. Kegiatan belajar bersama diselingi dengan ice breaking agar siswa tidak bosan dan tertarik dengan materi yang disampaikan. Kegiatan belajar bersama dilanjutkan pada sesi kedua di kelas IV B dengan tema “ Pelatihan Dokter Cilik”. Pelatihan ini dipimpin oleh mahasiswi UGM jurusan farmasi. Kegiatan pelatihan dokter cilik dilakukan dengan melatih siswa untuk menerapkan hidup bersih dalam kegiatan apapun, salah satu contohnya yaitu mencuci tangan sebelum makan. Selain itu siswa diajarkan untuk menggunakan kotak P3K, sehingga ketika terjadi situasi darurat baik itu luka ataupun bengkak siswa dapat melakukan pertolongan pertama pada situasi tersebut. Kegiatan belajar bersama telah tersampaikan oleh mahasiswa-mahasiswi UGM kepada SDN 1 Rejosari, diharapkan dari kegiatan belajar bersama dapat diterapkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari.